Selamat datang di blog ini, semoga menemukan apa yang dicari. Hampir semua lagu di sini dapat dinyanyikan untuk Liturgi Gereja Katolik. Perlu diingat bahwa semua lagu yang saya ciptakan sendiri BELUM mendapat imprimatur dari otoritas berwenang, sehingga jika ingin menggunakan lagu-lagu ini khususnya untuk misa, sebaiknya minta ijin dari pastor yang akan memimpin misa.
11 Maret 2011
Medley untuk Hari Raya Paskah
Ternyata, punya banyak stok lagu tidak menjamin bebas bingung ketika menyiapkan tugas Malam Paskah. Kebingungan ini disebabkan terlalu banyak pilihan, yang terkadang tidak sesuai dengan kondisi dan minat anggota koor. Apalagi kalau anggotanya bukan banci tampil yang maunya tampil meriah dan mewah waktu tugas hari besar, namun sebaliknya malah lebih senang gak tugas atau yang bebannya tidak terlalu berat. Namun apa mau dikata, rupanya romo dan umat juga rindu koor yang bisa memeriahkan misa hari besar.
Dari situasi ini muncul ide untuk membuat lagu meriah. Tadinya mau membuat rangkaian medley PS 519, 521, dan 528; yang kalau jadi pasti benar-benar meriah. Tapi persoalannya, saya sebenarnya tidak terlalu suka dengan lagu yang meriah. Saya lebih suka lagu yang solemn (di dokumen liturgi malah diterjemahkan jadi meriah), yang megah, agung, dan tidak mengundang tepuk tangan. Sebaliknya umat dapat merasakan keagungan upacara liturgi dan tidak merasa sedang menonton konser.
Kemarin tidak sengaja saya dengar lagu "All Creation of Our God and King" aransemen John Rutter yang walaupun lagunya sederhana tapi bisa dibuat megah. Dari situ saya terinspirasi memadukan lagu ini yang kebetulan ada padanannya di PS 525, walaupun berbeda sedikit. Kebetulan nyambung dengan lagu favorit saya, Regina Caeli, lagu gregorian pertama yang bisa saya hafal :)). Jujur saja, memang ada sedikit adaptasi di bagian akhir lagu yang berasal dari aransemen John Rutter (ngaku duluan aja sebelum dituduh hahaha)
Kalau anda mendapat tugas Paskah dan masih bingung nyanyi lagu apa, silahkan coba medley PS 624 Regina Caeli dengan PS 525 Mari, Bersukacitalah. Lagu ini saya buat lengkap dengan iringan dengan register pipe organ. Kalau yang sudah terbiasa mengiringi dengan iringan Puji Syukur pasti tidak terlalu bermasalah.
Seperti biasa, walaupun cukup panjang, teks ini tidak dilengkapi tanda dinamika dan tempo (kecuali sedikit di bagian akhir), sehingga memberi peluang bagi para dirigen mengkreasikan lagu ini.
Di teks ini Regina Caeli dinyanyikan dua kali: pertama, dinyanyikan gregorian unison; kedua, diulangi lagi dengan variasi paduan suara homofon. Iringan disediakan untuk mengiringi bagian kedua Regina Caeli, namun sesungguhnya akan lebih baik tanpa iringan. Jadi iringan bersifat opsional saja. Harapan saya, Regina Caeli baik gregorian maupun koornya bisa dinyanyikan dengan megah dan agung. Berhubung saya bukan seorang juru ketik yang rapi :D, jadi teks not angka saya buat tanpa birama. Kalau digunakan garis birama malah jadi kurang rapi.
Lagu kedua Mari Bersukacitalah bisa dinyanyikan dengan lebih ringan tanpa meninggalkan kesan megah dan agung yang sudah dibangun dari lagu sebelumnya. Kalau melihat teks dari Puji Syukur, lagu ini tanpa birama. Saya tambahkan birama walaupun gonta-ganti untuk memudahkan.
Dua lagu free rhythm digabungkan, benar-benar bebas interpretasi, jadi tergantung para dirigen mengkreasikan lagu ini.
Silahkan mencoba, dan selamat mempersiapkan Hari Raya Paskah....
NB: kalau link di atas tidak bisa, coba di-refresh :D
28 Februari 2011
Tuhanlah Terang, Penyelamatku
Syair lagu "Tuhanlah Terang, Penyelamatku" ini diambil berdasarkan Mazmur 27, yang merupakan mazmur tanggapan Minggu Paskah VII tahun A. Tadinya saya pikir lagu ini bisa dipakai untuk Minggu Paskah VII itu pada bagian mazmur tanggapan, tapi setelah dipikir lagi, kalau mau seperti itu perlu juga konsultasi dengan romo paroki, karena cara ini tidak biasa.
Salah satu motivasi saya membuat lagu berdasarkan mazmur adalah untuk memperbanyak stok pilihan lagu liturgis untuk misa-misa selain hari Minggu, yang sering terbentur masalah "nyanyi mazmur tanggapan apa". Sudah banyak orang yang sadar liturgi, yang selalu berusaha menyanyikan mazmur tanggapan dan bukan lagu antarbacaan antah-berantah pada misa-misa selain hari Minggu. Maka lagu ini diharapkan bisa jadi solusi sementara, walau tetap bukan yang paling baik.
Semoga bermanfaat...
Salah satu motivasi saya membuat lagu berdasarkan mazmur adalah untuk memperbanyak stok pilihan lagu liturgis untuk misa-misa selain hari Minggu, yang sering terbentur masalah "nyanyi mazmur tanggapan apa". Sudah banyak orang yang sadar liturgi, yang selalu berusaha menyanyikan mazmur tanggapan dan bukan lagu antarbacaan antah-berantah pada misa-misa selain hari Minggu. Maka lagu ini diharapkan bisa jadi solusi sementara, walau tetap bukan yang paling baik.
Semoga bermanfaat...
24 Januari 2011
Santapan Peziarah / O Esca Viatorum
Salah satu lagu favorit saya di Puji Syukur adalah Santapan Peziarah (PS 434). Lagu itu sederhana dan indah sekali, baik dinyanyikan 4 suara maupun unisono sekalipun. Siapa sangka beberapa minggu lalu tidak sengaja saya menemukan teks lagu tersebut dalam bahasa Latin. Memang sebelumnya luput dari perhatian ternyata lagu Santapan Peziarah bersumber dari teks Latin berjudul O Esca Viatorum.
Saya salin dari notasi balok ke notasi angka, bisa download di sini.
Saya salin dari notasi balok ke notasi angka, bisa download di sini.
Salve Mater
Minggu-minggu terakhir ini saya membuat lagu Salve Mater dan selesai kemarin. Silahkan download di sini. Mohon maaf belum ada terjemahannya karena ada beberapa kata yang saya kurang yakin terjemahannya. Jadi kalau anda bisa membantu menterjemahkan ke bahasa Indonesia, terima kasih sekali :D.
Syair lagu ini adalah pujian kepada Maria, Bunda Allah, maka cocok dinyanyikan untuk perayaan-perayaan Maria. Bisa juga dinyanyikan untuk mengiringi doa pengantin kepada Bunda Maria.
Syair lagu ini adalah pujian kepada Maria, Bunda Allah, maka cocok dinyanyikan untuk perayaan-perayaan Maria. Bisa juga dinyanyikan untuk mengiringi doa pengantin kepada Bunda Maria.
18 Januari 2011
Lagu Tema APP KAJ 2011
Tadi malam saya menghadiri pertemuan sosialisasi APP KAJ 2011, temanya adalah "Mari Berbagi". Pada kesempatan itu juga dibagikan lagu dengan judul sama yang dapat digunakan sebagai nyanyian liturgi pada masa Prapaskah 2011. Lagu ini dibuat oleh Romo A. Susilo Wijoyo, Pr, Ketua Komisi Liturgi KAJ.
Tadinya teks lagu yang dibagikan hanya satu suara dan belum ada aransemen 4 suara. Namun setelah pertemuan tersebut salah satu seksi liturgi di sebuah paroki meminta saya membuat aransemen 4 suara. Berhubung lagunya juga tidak terlalu sulit, dengan cepat saya buat aransemennya.
Silahkan download aransemen tidak resmi lagu tema APP KAJ 2011: Mari Berbagi.
Syair lagu:
Bait 1:
Bagaikan roti yang diberkati,
dipecah lalu dibagi,
itulah hidup yang ekaristis:
diutus untuk berbagi.
Ulangan:
Berbagi, berbagi, berbagi dengan cinta kasih.
Berbagi, berbagi, mari kita berbagi.
Bait 2:
Semua harta yang kita punya
adalah titipan Tuhan.
Betapa indah bila berbagi
pada yang papa dan miskin.
Walaupun singkat dan sederhana, syair lagu ini sangat kena dengan tema APP kali ini, dan cocok dengan spiritualitas yang ditawarkan Mgr. Suharyo, Uskup Agung Jakarta, agar sesama umat KAJ bisa menjadi seperti roti yang diberkati, dipecah, dan kemudian dibagi kepada sesama.
Selamat berlatih, dan selamat menjalani masa prapaskah..... loh belum ternyata, masih lama hehehe
Tadinya teks lagu yang dibagikan hanya satu suara dan belum ada aransemen 4 suara. Namun setelah pertemuan tersebut salah satu seksi liturgi di sebuah paroki meminta saya membuat aransemen 4 suara. Berhubung lagunya juga tidak terlalu sulit, dengan cepat saya buat aransemennya.
Silahkan download aransemen tidak resmi lagu tema APP KAJ 2011: Mari Berbagi.
Syair lagu:
Bait 1:
Bagaikan roti yang diberkati,
dipecah lalu dibagi,
itulah hidup yang ekaristis:
diutus untuk berbagi.
Ulangan:
Berbagi, berbagi, berbagi dengan cinta kasih.
Berbagi, berbagi, mari kita berbagi.
Bait 2:
Semua harta yang kita punya
adalah titipan Tuhan.
Betapa indah bila berbagi
pada yang papa dan miskin.
Walaupun singkat dan sederhana, syair lagu ini sangat kena dengan tema APP kali ini, dan cocok dengan spiritualitas yang ditawarkan Mgr. Suharyo, Uskup Agung Jakarta, agar sesama umat KAJ bisa menjadi seperti roti yang diberkati, dipecah, dan kemudian dibagi kepada sesama.
Selamat berlatih, dan selamat menjalani masa prapaskah..... loh belum ternyata, masih lama hehehe
03 Januari 2011
Lagu khas Katolik untuk BIA
Baru saja saya membuat menu baru di samping kanan halaman ini untuk memuat lagu-lagu Bina Iman Anak (BIA) yang saya buat. Ada empat lagu yang sudah saya buat, dijadikan dua file: Ave Maria & Regina Caeli dan Tanda Salib & Orang Kudus.
Lagu-lagu ini saya buat atas permintaan seorang pendamping BIA yang merasa prihatin karena minimnya lagu-lagu khas katolik untuk BIA. Semoga bermanfaat....
Lagu-lagu ini saya buat atas permintaan seorang pendamping BIA yang merasa prihatin karena minimnya lagu-lagu khas katolik untuk BIA. Semoga bermanfaat....
The Greatest of These Is Love
Lagunya bagus.... diambil dari 1 Kor 13:1-13, silahkan download di sini.
Langganan:
Postingan (Atom)